
Akademisi Komunikasi Unsoed Ulas Psikologi Bermedia bersama Komisioner KPI dan KPID Jawa Tengah
Pengetahuan akan dampak psikologis atas konten siaran, sesungguhnya harus menjadi atensi publik, khususnya dalam menyikapi kualitas isi siaran jelang pemilu serentak 2024. Hal ini dikemukakan oleh akademisi komunikasi Unsoed, Dr. Wisnu Widjanarko dalam kegiatan Partisipasi Masyarakat yang digelar oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat di Aswaja NU Center, Banjarnegara – Jawa Tengah. “ Media memiliki kemampuan tidak hanya dalam bentuk memperkaya informasi, tetapi juga menstimulasi perubahan bahkan juga termasuk mengevaluasi perubahan, “ ungkap Wisnu. Lebih lanjut ditambahkannya, di situlah pengetahuan tentang proses dan pengaruh psikologis media menjadi sesuatu yang penting dipahami oleh masyarakat, seperti sebagai media belajar, sarana peniruan ataupun perbandingan, “ urai Wisnu yang sehari-harinya menjadi dosen Psikologi Komunikasi dan Koordinator Program Studi S1 Ilmu Komunikasi FISIP Unsoed.
Dalam acara tersebut, hadir sebagai keynote speaker, Anggota Komisi I DPR RI, Drs. H. Taufiq R Abdullah dengan pemantik diskusi Wakil Ketua Komisi KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo. Acara yang dibuka oleh Ketua KPI Pusat, Agung Suprio, juga menghadirkan dua narasumber lain, yakni Komisioner KPI Pusat, Mimah Susanti yang mengulas tema tentang regulasi kampanye di media massa elektronik dan Komisioner KPID Jawa Tengah, Ari Yusmindarsih, yang mengangkat bahasan tentang potensi pelanggaran penyiaran dan iklan kampanye di televisi dan radio lokal.